Sebuah Visual Novel yang walaupun beberapa memiliki banyak CG dan memiliki budget animasi, seringkali bergantung pada sprite karakter yang diberikan berbagai ekspresi untuk menyampaikan sebagian besar narasinya. Menyampaikan dialog yang emosional dengan jumlah ekspresi yang terbatas sangat vital untuk membuat VN yang sukses.
Seorang illustrator dengan dengan handel Twitter @sajima_ka menceritakan pengalamannya saat bekerja sebagai desainer karakter sebuah galge/dating sim. Dia diminta membuat ekspresi "tidak senang" untuk karakternya, namun berhubung dia belum berpengalaman dalam industri ini, desain yang dia buat bisa kalian lihat pada gambar kanan.
表情と言えば昔ギャルを落とす系ゲームのフェイシャルモーション担当したとき、ギャルゲーも乙女ゲーもほとんどやったことが無くピンとこなくて取り敢えず提出してみたら「間違えてはいないのですがガチすぎて傷つくのでもう少し可愛くお願いします」ってリテイク来て申し訳無かった http://pic.twitter.com/6DkKRm6Dki
— サジマ (@sajima_ka) February 19, 2017
Pengawasnya lalu mengatakan bahwa "Ekspresinya tidak salah, hanya saja penggambarannya terlalu serius. Supaya tidak terlalu melukai perasaan pemain, tolong buat agar ekspresinya lebih manis." Dia lalu menyesuaikan gambarnya dan hasilnya bisa dilihat pada gambar sebelah kiri.
Berhubung genre Galge memang cenderung menawarkan heroine dengan perilaku dan kepribadian yang "ideal", permintaan perubahan ini bisa dimengerti. Setelah @sajima_ka membagikan gambarnya di Twitter, banyak netizen yang menganggap gambar kanan memiliki daya tarik tersendiri. Mereka merasa ekspresi tersebut cocok untuk galge dengan tingkat kesulitan tinggi atau untuk mereka dengan fetish tertentu.
Saya sendiri merasa gambar di kanan membuat sang karakter terlihat lebih distinktif dan dapat meninggalkan lebih banyak impact pada pemain, sementara gambar kiri membuatnya terlalu generik. Bagaimana menurut kalian?
Sumber: Rocketnews
The post Desain Ekspresi Sebuah Galge Ditolak karena Terlalu Realistik appeared first on Jurnal Otaku Indonesia.
from Jurnal Otaku Indonesia http://ift.tt/2lmeFr5
via IFTTT
0 komentar:
Post a Comment